Save Kalsel dari Pil Jin

24-02-2017 Banjarbaru Dilihat 2832 kali

Carisoprodol atau Carnofen atau lebih dikenal sebagai pil Zenith menjadi musuh terbesar Kalimantan Selatan saat ini.  Merebaknya pil jin hingga ke kalangan pelajar ini sungguh memprihatinkan. Kalimantan Selatan menjadi salah satu provinsi dengan tingkat tinggi penyalahgunaan obat illegal ini.

Jum’at 24 Februari 2016 menjadi salah satu momentum peperangan terhadap Carnophen yang lebih dikenal oleh masyarakat Kalsel sebagai Pil Jin ini. H. Sahbirin Noor selaku Gubernur Kalimantan Selatan bersama dengan Kepala Badan POM, Dr. Ir. Penny K. Lukito MCP serta lintas sektor terkait melaksanakan pemusnahan obat dan makanan illegal dengan jumlah Pil Jin 97,5% atau senilai 3,9 Milyar. Bersama-sama para hadirin dipimpin Gubernur Kalimantan Selatan meneriakkan yel-yel komitmen menyatakan perang terhadap Carnophen dan Narkoba. Produk sitaan yang dimusnahkan merupakan salah satu hasil pengawasan KODIM Banjarmasin bersama satgas pemberantasan obat illegal di Provinsi Kalimantan Selatan, termasuk BBPOM di Banjarmasin.

Kegiatan pemusnahan obat illegal ini dihadiri oleh stakeholder, kader, pelaku usaha serta siswa SMP dan SMA. Kegiatan pemusnahan diikuti dengan Komunikasi, Edukasi dan Informasi kepada masyarakat mengenai Carnophen, baik bahaya dan dampak ekonomi, social dan kesehatan. Sebagai narasumber hadir Direktur Pengawasan Napza, Direktur Inspeksi dan Sertifikasi OT Kosmetik dan Suplemen Makanan, Dinas Kesehatan Provinsi serta Kepala Bidang Sertifikasi dan LIK. Selain KIE, juga dilakukan dialog dengan pelaku usaha Pangan, Obat Tradisional dan Kosmetik di Kalimantan Selatan mengenai kendala-kendala yang dihadapi.

Diharapkan dari rangkaian kegiatan ini dapat meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian masyarakat mengenai bahaya konsumsi Carnophen. Save Kalsel dari Pil Jin !

 

 

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banjarmasin

Sarana