SAKA POM ikut berpartisipasi dalam pengawasan takjil di pasar ramadhan nol KM Banjarmasin bersama BBPOM di Banjarbaru

04-03-2026 Banjarbaru Dilihat 179 kali

Rabu, 4 Maret 2026, Satuan Karya Pramuka Pengawas Obat dan Makanan (SAKA POM) Kwarcab Banjarmasin turut berpartisipasi dalam kegiatan pengawasan takjil di Pasar Ramadhan Nol KM Banjarmasin bersama BBPOM di Banjarbaru.

Kegiatan ini juga berkerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk sinergi dalam memastikan keamanan pangan yang beredar selama bulan suci Ramadhan, khususnya pada jajanan berbuka puasa (takjil) yang dijual di kawasan Nol Kilometer Kota Banjarmasin. Dalam kegiatan tersebut, anggota SAKA POM membantu petugas melakukan pemeriksaan terhadap produk pangan, edukasi kepada pedagang, serta sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya memilih pangan yang aman, bermutu, dan bebas dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil.

Dalam pengawasan ini, BBPOM Banjarbaru beserta SAKA POM menyisir satu persatu stand makanan hingga minuman di Pasar Wadai. Setelah sampel makanan dikumpulkan, langsung dilakukan uji cepat di lokasi.

Plt Kepala BBPOM, Ary Yustantiningsih mengatakan, pihaknya ingin memastikan bahwa takjil yang dijajakan pedagang bebas dari bahan kimia berbahaya. Seperti boraks, formalin, dan pewarna makanan yang dilarang, sebanyak 23 sampel makanan dan minuman yang diambil dari stand Pasar wadai semuanya dinyatakan aman dan layak dikonsumsi masyarakat karena tidak mengandung bahan berbahaya.

Dengan pengawasan yang dilakukan, Ia menilai bahwa kesadaran masyarakat, terutama pedagang di Banjarmasin, saat ini sudah semakin meningkat. Sebagian besar tidak menggunakan dan mencampur bahan berbahaya pada makanan.

Melalui kegiatan ini, SAKA POM tidak hanya berperan sebagai mitra pengawasan, tetapi juga sebagai agen edukasi yang mengajak masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pedagang dan pembeli agar lebih memperhatikan keamanan pangan demi kesehatan bersama.(nay)

Sarana