Bertempat di aula Balai Pelatihan Kesehatan Prov Kalimantan Selatan, telah dilaksanakan kegiatan awal Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD), Selasa tanggal 12 Mei 2015. Kabupaten Banjar dipilih sebagai daerah yang tiga desanya akan diintervensi dalam hal keamanan pangan pada tahun 2015, yaitu Desa Tambak Anyar Ilir, Desa Tambak Anyar dan Desa Melayu Ulu. Ke tiga desa ini merupakan desa yang telah dibina oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dalam program Desa Siaga, serta akan menjadi target dalam program Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Banjar untuk menciptakan Desa Mandiri Pangan.
Hadir sebagai narasumber Dra. Dyah Sulistyorini, Apt, MSc, Kasubdit Penyuluhan Makanan Siap Saji dan Industri Rumah Tangga, Direktorat Surveilan dan Penyuluhan Keamanan Pangan, Dra. Rustyawaty, Apt,M.Kes. Epid, Kepala BBPOM di Banjarmasin, serta 2 orang narasumber dari lintas sektor yaitu dari Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar dan Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Banjar. Peserta kegiatan terdiri dari SKPD di Kab. Banjar, Kwarcab Pramuka Kab Banjar, Tim penggerak PKK Kab Banjar serta perangkat desa dari tiga desa yang akan di intervensi tahun 2015.
Materi yang di sampaikan adalah Program Nasional GKPD tahun 2015, Hasil Pengawasan Pangan di Prov. Kalimantan Selatan, Program Desa Siaga dan Program Desa Mandiri Pangan. Selain mensinergikan program dan kegiatan dengan lintas sektor terkait, diulas juga tentang permasalahan yang ada di wilayah Kabupaten Banjar dan tindak lanjutnya, serta dijelaskan secara teknis pelaksanaan GKPD, jadwal dan tahapan tahapannya.
Diharapkan dari kegiatan advokasi ini akan lebih mempermudah dan memperlancar koordinasi antara BBPOM di Banjarmasin dengan lintas sektor dalam pelaksanaan kegiatan tahap selanjutnya. Tujuan terbentuknya Desa PAMAN di Kabupaten Banjar menjadi reward bagi desa yang telah menerapkan peraktek keamanan pangan di lingkungan komunitas desa.
-BBPOM di Banjarmasin-