Rapat Evaluasi Nasional Badan POM tahun 2013 yang pada kesempatan ini diselenggarakan di Hotel Mercure Banjarmasin dibuka oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Drs. H. Muhammad Ruslie, M.Si. Rapat Evaluasi Nasional yang berlangsung selama 4 (empat) hari dari tanggal 20 – 23 November 2013 mengangkat tema “Perkuatan Kerjasama Lintas Sektor untuk Meningkatkan Efektifitas Pengawasan Obat dan Makanan Dalam Rangka Perlindungan Masyarakat dan Peningkatan Daya Saing Produk”, dihadiri oleh para pejabat Eselon I BADAN POM RI serta 245 orang peserta yang berasal dari kedeputian I, II dan III serta 31 BB/BPOM di seluruh Indonesia. Acara pembukaan juga dihadiri tamu undangan dari lintas sektor terkait.
Acara pembukaan Rapat Evaluasi Nasional dimeriahkan oleh hiburan berupa kesenian asal daerah Banjar, Kalimantan Selatan, seperti Madihin yang dibawakan oleh John Tralala, Tari Baksa Kembang dan Paduan Suara karyawan karyawati BBPOM di Banjarmasin yang mempersembahkan lagu-lagu Banjar yang dinyanyikan secara medley. Rapat evaluasi ini diisi dengan presentasi para pejabat Eselon I tentang Evaluasi capaian kinerja dari masing-masing unit Eselon I periode 2010 – 2013 dan presentasi para pejabat Eselon II tertentu dari masing-masing kedeputian, narasumber dari Kementerian Keuangan tentang Reformasi Birokrasi dan Tunjangan Kinerja dilanjutkan dengan diskusi kelompok, presentasi hasil diskusi kelompok.
Sebelum penutupan, disampaikan pula hasil evaluasi penyelenggaraan rapat evaluasi nasional oleh Kepala Balai Besar POM di Banjarmasin, Dra. Dewi Prawitasari, Apt, M.Kes. Rapat Evaluasi Nasionl ditutup oleh Sekretaris Utama Badan POM, dr. M. Hayatie Amal, MPH. Dalam sambutan penutupan beliau menyampaikan beberapa poin penting diantaranya bahwa keberhasilan pelaksanaan program Badan POM sangat tergantung pada sinergisme dan komitmen yang kuat dari lintas sektor utamanya di lingkungan Pemerintah Daerah, selain itu juga perlunya peningkatan peran pemangku kepentingan dalam hal pemberdayaan masyarakat. Banyak hal yang harus ditindaklanjuti, tetapi dengan prinsip bekerja jujur, bekerja cerdas, bekerja tuntas dan bekerja ikhlas maka semua program yang direncanakan akan dapat terlaksana dengan baik. Acara penutupan diakhiri dengan sebait pantun “Ke pasar terapung membeli ikan, Ikan dimasukan ke dalam rantang. Pelaksanaan Rapat Evaluasi Nasional di Banjarmasin memuaskan, Sampai bertemu kembali di Rapat Evaluasi Nasional yang akan datang”.
Balai Besar POM di Banjarmasin