Permasalahan peredaran obat ilegal di Kalsel dan penangulangannya

13-10-2017 Banjarbaru Dilihat 3715 kali

Menyikapi maraknya peredaran  obat ilegal dan penyalahgunaan obat di Kalimantan Selatan Balai POM telah melakukakan serangkaian intensifikasi pengawasan dan penegakan hukum melalui strategi pencegahan, strategi pengawasan dan strategi penindakan dengan bersinergi dengan instansi terkait , Balai POM di Banjarmasin  menjadi narasumber pada kegiatan yang di selenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional Propinsi ( BNNP) Kalsel, Kamis 12 Oktober 2017 bertempat di Hotel Nasa Banjarmasin.Perkuatan intensifikasi pengawasan Badan POM diperkuat dengan Inpres Nomor 3 tahun 2017, dengan dicanangkannya Aksi Nasional Penyalahgunaan obat dan obat ilegal pada tanggal 3 Oktober 2017 di Cibubur oleh Presiden RI .  Acara Rapat Koordinasi ini  dihadiri oleh lintas sektor antara  lain Komandan Kodim 1007 Banjarmasin, Kepala Kantor Wilayah Kemeterian Agama Prov. Kalsel, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Prov. Kalsel , Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prov.Kalsel , Kepala Kepolisian Resort Kota Banjarmasin, Kepala Resort Kepolisian Banjar, dan Kepala Balai Latihan Kerja ( BLKD) Kalimantan Selatan Acara di buka oleh Kepala BNNP Kalsel Brig.Jend. Drs.Marsauli Siregar, SH  

Tema Acara ini adalah “ Permasalahan Obat obat ilegal di Kalsel dan upaya penanggulangannya “

Sarana