Peningkatan Kompetensi SDM Pengujian Di Lab. Teranokoko dan Lab. Pangan

22-06-2013 Banjarbaru Dilihat 2940 kali

Badan POM sebagai lembaga pemerintah non kementerian yang bertugas melakukan pengawasan obat dan makanan agar senantiasa menjaga kualitas dan kredibilitasnya. Untuk itu Badan POM perlu melakukan peningkatan kualitas sumber daya penguji melalui pelatihan teknis di bidang laboratorium. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 17-22 Juni 2013 diikuti oleh seluruh staf pengujian Bidang Teranokoko dan Pangan berjumlah 21 orang, bertempat di aula Balai Besar POM di Banjarmasin.

Pada hari Senin, 17 Juni 2013 telah dilakukan pembukaan Pelatihan Internal Tingkat Madya Bidang Pengujian Teranokoko dan Pangan. Dalam sambutannya saat membuka Kegiatan Pelatihan Internal Bidang Teranokoko dan Pangan, Kepala Balai Besar POM di Banjarmasin, Ibu Dra. Dewi Prawitasari, Apt., M.Kes, menyampaikan pesan supaya menerapkan sistem K3 di laboratorium, cara berlaboratorium yang baik sesuai dengan ISO 17025 dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti pelatihan internal tersebut.

Sebagai Narasumber dari PPOMN Badan POM RI Laboratorium Obat Tradisional adalah Ibu Pande Made Agustinari, S.Si, Apt. Selain teori kami juga melakukan praktikum Penetapan Kadar Tiamin HCl, Riboflavin, Piridokasin HCl, dan Nikotinamid dalam Produk Komplemen Sediaan Padat secara KCKT. Materi kedua adalah Penetapan Kadar Kofein dalam Sediaan Serbuk Minuman Secara KCKT.

Narasumber kedua dari PPOMN Laboratorium Pangan adalah Ibu Dra. Loise Riani Sirait, M.Si. Materi yang disampaikan adalah Penetapan Kadar Pengawet simultan dalam sediaan kecap. Dilakukan juga verifikasi Test Kit Formalin dan Boraks yang dipakai sebagai Test Kit untuk Mobil Laboratorium Keliling sebagai persiapan akreditasi Laboratorium Keliling. Untuk menambah pengetahuan kita juga mengundang Prof. DR. rer. nat. H.Mochammad Yuwono, Apt., MS narasumber dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga yang menyampaikan materi mengenai HPLC (Kromatografi Cair Kinerja tinggi). Selain penyampaian materi kami juga melakukan diskusi dan pembahasan hasil praktikum.

Hasil dari kedua praktikum Lab. Pengujian Teranokoko dan Lab. Pengujian Pangan cukup memuaskan tapi masih perlu dilakukan verifikasi, dengan menggunakan Metode Analisa tersebut. Pelatihan internal bidang teranakoko dan pangan yang dilaksanakan selama 6 hari dan ditutup oleh Ka BBPOM di Banjarmasin pada hari Sabtu, tanggal 22 Juni 2013. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan peningkatan kompetensi SDM di laboratorium.

Balai Besar POM di Banjarmasin

Sarana