Senin, 10 Juni 2013 yang lalu telah diadakan pembukaan Kegiatan Pelatihan Tingkat Madya Mikrobiologi Balai Besar POM di Banjarmasin. Acara berlangsung di aula Balai Besar POM di Banjarmasin dihadiri Kepala Balai Besar POM di Banjarmasin, narasumber dari Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional, Kepala Seksi Laboratorium Pengujian Pangan dan Kepala Seksi Laboratorium Mikrobiologi, para penyelia laboratoriumTeranakoko dan laboratorium Pangan Bahan Berbahaya dan Mikrobiologi dan peserta pelatihan dari Laboratorium Mikrobiologi.
Pada kesempatan membuka kegiatan Pelatihan Tingkat Madya Bidang Mikrobiologi yang berlangsung pada 10-19 Juni 2013, Kepala Balai Besar POM di Banjarmasin, Dra. Dewi Prawitasari, Apt., M.Kes. berpesan kepada para peserta pelatihan agar dapat mengikuti pelatihan dengan baik. “Manfaatkan kesempatan berharga ini untuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya dari narasumber, karena jika kita datang langsung ke PPOMN untuk bertanya tentang masalah yang dihadapi pastilah memerlukan biaya yang besar”, ujar beliau. Apalagi narasumber yang hadir adalah salah satu kawan beliau saat pertama kali belajar di Laboratorium Mikrobiologi PPOMN. Kepala Balai POM juga memperkenalkan staf dan peserta dari Balai Besar POM di Banjarmasin.
Narasumber yang hadir adalah Drs. Rusmadi Eko Priyono MSi. dari Bidang Mikrobiologi PPOMN. Beliau termasuk seorang staf senior dan siap berbagi pengetahuan dengan para peserta. Materi praktikum yang dilakukan dalam pelatihan ini ada empat, yaitu : 1.Identifikasi Vibrio cholerae dan Vibrio parahaemolyticus dalam ikan beku dan ikan asin, 2.Identifikasi Listeria monocytogenes dalam es krim dan yogurt, 3. Identifikasi dan angka Bacillus cereus dalam tepung dan produk serealia, 4. Identifikasi dan angka Clostridium perfringens dalam buah kaleng dan bakso. p>
Sementara metode pengujian menggunakan pustaka dari ISO, karena berdasarkan sejarahnya pustaka ini bersifat umum dan dapat diaplikasikan secara luas. Setelah berlangsung selama 10 hari, akhirnya Pelatihan ditutup pada 19 Juni 2013. Sebagai evaluasi dari seluruh rangkaian kegiatan pelatihan salah satunya adalah post test yang hasilnya diatas rata-rata. Peserta mendapat banyak manfaat yang diperoleh dari pelatihan ini, peningkatan kompetensi yang dirasakan serta peningkatan kesadaran pentingnya menerapkan cara berlaboratorium yang baik. Tahun depan telah direncanakan pelatihan tingkat madya mikrobiologi paket selanjutnya yang merupakan bagian dari modul pelatihan berjenjang dan terstruktur.
Balai Besar POM di Banjarmasin