Propinsi Kalimantan Selatan memiliki potensi yang besar sebagai produsen Obat Asli Indonesia untuk dapat dikembangkan karena memiliki bahan alam yang berkhasiat sebagai obat tradisional sebagai contoh jamu yang berasal dari Pasak Bumi. Namun dalam menghadapi era Pasar Global, Industri Obat Tradisional di Kalimantan Selatan masih perlu dibina secara terus menerus karena masih kurangnya pemahaman pelaku usaha terhadap masalah-masalah yang sangat krusial, diantaranya : Cara Produksi Obat Tradisional Yang Baik, higiene dan sanitasi / kebersihan dalam setiap tahap proses produksi , penanganan dan pemilihan bahan baku , cara penyimpanan dan juga penandaan / labelling serta tata cara pengiklanan obat tradisional.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut BBPOM di Banjarmasin senantiasa memberikan bimbingan / pembinaan dan pengawasan kepada para produsen sehingga diharapkan sarana produksinya dapat memenuhi ketentuan dan produk yang dihasilkan dapat memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Dalam rangka pembinaan terhadap Industri Obat Tradisional di Kalimantan Selatan, BBPOM di Banjarmasin bekerjasama dengan Direktorat Obat Asli Indonesia – Badan POM RI, melaksanakan kegiatan Peningkatan Kemampuan Industri Kecil Obat Asli Indonesia Dalam Menghadapi Pasar Global pada tanggal 5 dan 6 Nopember 2012.
Pada kegiatan yang dibuka oleh Kepala Balai Besar POM di Banjarmasin, Ibu Dra. Dewi Prawitasari, Apt., M.Kes., diikuti oleh 30 (tiga puluh) orang peserta dari Industri Kecil Obat Tradisional dan Pengobat Tradisional tersebut, berkenan hadir dan menyampaikan materi adalah Ibu DR. Sherley, M.Si., Direktur Obat Asli Indonesia, didampingi Bapak Drs. Tepy Usia, Apt, M.Phil, Ph.D., dan beberapa Staf Direktorat OAI – Badan POM RI. Kegiatan yang diselengarakan selama 2 (dua) hari ini, pada hari pertama diisi dengan penyampaian materi yaitu Pengawasan Obat Tradisional, Peraturan di Bidang Obat Tradisional, Pemilihan dan Pengolahan Bahan Baku yang Benar, Higienis dan Sanitasi Menuju CPOTB, Dokumentasi, serta Promosi dan Peningkatan Pasar Penjualan Obat Asli Indonesia. Sedangkan hari kedua, para peserta diajak untuk mengunjungi salah satu Industri Obat Tradisional PT. Singa Banteng di Martapura, yang memproduksi jamu dalam bentuk serbuk dan kapsul.
BBPOM di Banjarmasin