Selasa (8/10/2024), Balai Besar POM di Banjarmasin melakukan kegiatan sampling dan pengujian Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS) melalui operasional Mobil Laboratorium Keliling (MLK) di dua sekolah yang diintervensi penuh pada tahun 2024 di Kota Banjarmasin, yaitu SDN SN Pelambuan 4 dan SMPN 20 Banjarmasin. Kegiatan MLK ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keamanan PJAS di lingkungan sekolah yang diintervensi, baik di kantin sekolah maupun pedagang di sekitar sekolah.
Bersamaan dengan kegiatan sampling, dilakukan pembinaan dan edukasi kepada pedagang makanan di kantin dan sekitar sekolah untuk mengingatkan serta meningkatkan pemahaman tentang pentingnya keamanan pangan. Kepada pedagang disampaikan untuk selalu menjual makanan dan minuman yang aman dan sehat dengan mengurangi penjualan minuman instan yang tinggi kandungan pemanis buatan, menggunakan air yang telah dimasak/air minum isi ulang sebagai bahan pembuatan es batu atau penyiapan minuman serta lebih memperhatikan aspek higieni-sanitasi dalam penyajian makanan.
Sampel pangan yang telah disampling selanjutnya dilakukan pengujian dengan metode rapid test kit terhadap adanya bahan kimia berbahaya yaitu formalin, boraks, rodhamin B dan methanyl yellow. Selama pengujian berlangsung, dilakukan edukasi keamanan pangan kepada kader junior dan siswa lainnya mengenai Cek KLIK dan tips keamanan pangan untuk membekali diri dalam memilih pangan yang aman.
Kegiatan sampling dan pengujian PJAS ini merupakan rangkaian kegiatan dari monitoring pemberdayaan kader keamanan pangan sekolah yang bertujuan untuk memastikan keberlangsungan Program Keamanan PJAS oleh kader keamanan pangan sekolah, salah satunya melalui kegiatan pengimbasan/replikasi kepada sekolah lain. SMPN 20 Banjarmasin telah melakukan pengimbasan kepada sekolah di sekitarnya, yaitu SDN Mantuil 3 dan SDN Basirih 10.