Tapin – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banjarbaru melaksanakan kegiatan Sertifikasi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman sekaligus operasional Mobil Laboratorium Keliling (MLK) di Kabupaten Tapin pada 23-24 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah satuan pendidikan, yakni SDN Rantau Kiwa 1, MTsN 2 Tapin, MTsN 1 Tapin, dan SMPN 2 Rantau.
Dalam kegiatan ini, tim BBPOM di Banjarbaru melakukan sampling terhadap 36 sampel pangan jajanan anak sekolah yang diperoleh dari kantin maupun lingkungan sekolah. Seluruh sampel kemudian diuji menggunakan Rapid Test Kit dengan parameter bahan berbahaya, meliputi Boraks, Formalin, Rhodamin-B, dan Methanil Yellow.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh 36 sampel dinyatakan Memenuhi Syarat (MS) untuk parameter yang diuji. Hasil tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan pangan jajanan di lingkungan sekolah sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi peserta didik.
Selain pengujian pangan, proses Sertifikasi PJAS Aman juga dilakukan melalui verifikasi self-assessment dan pemenuhan data dukung sekolah. Dokumen yang diverifikasi antara lain surat pernyataan komitmen kepala sekolah, Surat Keputusan (SK) Tim Kader Keamanan Pangan Sekolah beserta uraian tugas, serta rencana aksi keamanan pangan sekolah.
Tim BBPOM di Banjarbaru bersama Kader Keamanan Pangan Sekolah juga melakukan diskusi dan penggalangan komitmen dengan pihak sekolah. Kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman sekaligus mendorong keterlibatan aktif sekolah dalam memenuhi persyaratan dan menerapkan keamanan pangan secara berkelanjutan.
Melalui kegiatan Sertifikasi PJAS Aman dan operasional MLK ini, BBPOM di Banjarbaru terus memperkuat peran serta sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman pangan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung tersedianya pangan jajanan yang aman dan bermutu bagi peserta didik di Kabupaten Tapin. (AR)