Banjarbaru – Balai Besar POM di Banjarbaru menyelenggarakan kegiatan Konsultasi Data Dukung Program Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) Tahun 2026 pada Kamis, 4 Juni 2026, bertempat di Aula Balai Besar POM di Banjarbaru. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan lintas sektor dari enam kabupaten/kota di Kalimantan Selatan sebagai upaya memperkuat implementasi Program Kabupaten/Kota Pangan Aman.
Peserta yang hadir berasal dari Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Bappeda/Bapperida dari Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Barito Kuala, dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Total sebanyak 40 peserta mengikuti kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA tersebut.
Kegiatan dibuka oleh Plt. Kepala Balai Besar POM di Banjarbaru, Ary Yustantiningsih, S.Si., Apt. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan Program Kabupaten/Kota Pangan Aman sebagai salah satu upaya mewujudkan pangan yang aman dan bermutu bagi masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Kuala, Sugimin, S.K.M., M.Kes., menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Kabupaten/Kota Pangan Aman. Ia mengajak seluruh perangkat daerah terkait untuk berpartisipasi aktif dalam program ini sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan angka stunting serta mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Kuala, H. Suwartono Susanto, S.P., M.S. yang menyatakan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung implementasi Program Kabupaten/Kota Pangan Aman di wilayah Kabupaten Barito Kuala.
Memasuki sesi utama, peserta mendapatkan pendampingan terkait pengisian dan penyusunan data dukung Program Kabupaten/Kota Pangan Aman yang dipandu oleh Dri Waskitho, S.Si., Apt., M.Sc. dan Hj. Rayhana, S.H., M.H. dari Tim Informasi dan Komunikasi BBPOM di Banjarbaru. Narasumber menjelaskan penggunaan tools yang tersedia pada tautan pelaporan KKPA untuk memudahkan proses pengumpulan dan pelaporan data.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk mengonsultasikan berbagai kendala dan kebutuhan terkait penyediaan data dukung program. Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas pelaporan dan koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan Program Kabupaten/Kota Pangan Aman dapat semakin meningkat sehingga mendukung terwujudnya pangan aman bagi masyarakat Kalimantan Selatan. (MR)