Desa Tambak Anyar, Desa Tambak Anyar Ilir dan Desa Melayu Ulu merupakan tiga desa yang menjadi target Gerakan Keamanan Pangan Desa di Kalimantan Selatan tahun 2015. Dilaksanakan selama 2 (dua) hari pada hari Rabu dan Kamis 10-11 Juni 2015, BBPOM di Banjarmasin mengadakan Bimbingan Teknis Kader Keamanan Pangan Desa di ruang PAUD Desa Tambak Anyar. Bimtek diikuti oleh 41 kader keamanan pangan dari ketiga desa tersebut yang terdiri dari kader PKK, kader karang taruna dan kader guru.
Kegiatan yang berlangsung selama 2 (dua) hari tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen, Drs. Fajar Wahyudi, Apt bersama Kepala Desa Tambak Anyar, Muhammad Sibawaihi. Pada hari pertama bimtek (10 Juni 2015), para kader mendapatkan menu paket materi keamanan pangan di berbagai tingkat, seperti kiat keamanan pangan, keamanan pangan rumah tangga,keamanan pangan ritel, dan keamanan pangan anak sekolah. Pada hari kedua bimtek, para kader semakin semangat menerima menu materi yang disajikan terlihat dari antusias yang lebih tinggi dalam berdiskusi. Setelah mendapatkan materi mengenai keamanan pangan PKL dan keamanan pangan siap saji, para kader menikmati materi panduan menjadi kader keamanan pangan yang disampaikan oleh Drs.Leonard Duma, Apt., MM. Dari materi tersebut, para kader mendapatkan tips menjadi seorang kader yang mampu berkomunikasi dengan audiens dan menyampaikan materi dengan baik.
Setiap desa mendapatkan paket rapid test kit formalin, boraks, metanil yellow dan rhodamin B untuk dapat digunakan dalam menguji bahan berbahaya pada pangan di desa masing-masing. Untuk itu, pada bimtek para kader juga dilatih menggunakan test kit. Materi cara penggunaan test kit dipandu oleh penguji dari Laboratorium Pengujian Pangan dan BB BBPOM di Banjarmasin. Pada akhir kegiatan, perwakilan tiap kader dari ketiga desa berunjuk gigi dalam mempraktekkan menjadi seorang penyuluh keamanan pangan. Saya Bangga Menjadi Kader Keamanan Pangan !
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banjarmasin