
Kunjungan Presiden RI , Bp Susilo Bambang Yudoyono beserta Ibu Hj. Ani Bambang Yudoyono dan beberapa Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II ke Kalimantan Selatan kali ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 22 - 24 Oktober 2013. Presiden RI didampingi para Menteri Kabinet Indonesia Bersatu ( Mensesneg, Menko Perekonomian, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Pertanian, Menteri Pekerjaan Umum ) melakukan Groundbreaking dan meresmikan proyek-proyek MP3EI Di Provinsi Kalimantan Selatan berlangsung di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan , jl. Aneka Tambang , Kota Banjarbaru.
Selain peresmian proyek-proyek MP3EI , beliau menghadiri Pembukaan Kongres Budaya Banjar III di Gedung Mahligai Pancasila di Banjarmasin. Kongres yang digelar setiap 3 tahun ini dihadiri oleh warga asal Banjarmasin yang saat ini berdomisili di luar provinsi Kalimantan Selatan, bahkan di luar negeri yaitu di Malaysia dan Brunei Darusalam . Adapun tujuan digelar kongres tersebut adalah untuk mempererat tali sitarurahim dan melestarikan adat budaya Banjar juga menu masakan- masakan khas Banjar. Dalam Pembukaan Kongres Budaya Banjar tersebut Presiden menerima penganugerahan Gelar Kehormatan Adat Budaya Banjar dari Tutuha Adat dengan gelar "Yang Mulia Paduka Tuan Tutuha Banua nang Batuah "yang berarti " Orang yang dituakan yang memiliki pengaruh , berwibawa dan dihormati masyarakat”.
Peran BBPOM di Banjarmasin dalam kunjungan Presiden adalah sebagai tim pengaman makanan / food security team yang koordinasikan dengan Paspampres . Selain BBPOM di Banjarmasin, food Security tim ini terdiri dari Laboratorium Kesehatan Provinsi, Denkesyah, Kesdam Tanjungpura wilayah Kalimantan. Di setiap lokasi yang menjadi tempat acara dengan Presiden selalu ada Food Security team yang bertugas menguji dan memeriksa hidangan supaya aman disantap oleh presiden.
Disela- sela acara inti beliau bersilahturahmi dengan Pengurus Persatuan Wartawan Periode 2013 - 2018 di Novotel Hotel serta mengunjungi Pasar Terapung yang menjadi icon Kalimantan Selatan. Para pedagang di Pasar Terapung yang berjumlah kira -kira 100 orang sangat antusias menyambut kedatangan Presiden dan Ibu Negara. Beliau juga membeli sayur dan buah segar serta ikan segar yang dijajakan oleh para pedagang.
BALAI BESAR POM DI BANJARMASIN