Kolaborasi Warga Kuin Utara dan BBPOM di Banjarmasin untuk Keamanan Pangan yang Lebih Baik

09-08-2024 Banjarbaru Dilihat 369 kali

Banjarmasin, 6 Agustus 2024 – Sebanyak 50 peserta dari berbagai kalangan, termasuk ibu rumah tangga, remaja, sekolah, penjaja kantin sekolah, serta pelaku usaha pangan siap saji, ritel, dan industri rumah tangga pangan (IRTP) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan yang diadakan di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Masjid Al Muhajirin, Kelurahan Kuin Utara. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 6 Agustus 2024, dan dibuka secara resmi oleh Lurah Kuin Utara, Agus Sepriyadi.

Dalam sambutannya, Agus Sepriyadi menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini dan mengajak para peserta untuk mengikuti dengan semangat hingga akhir acara. Beliau menekankan pentingnya pemahaman tentang keamanan pangan di tengah masyarakat, terutama dalam upaya mencegah berbagai masalah kesehatan yang dapat timbul akibat konsumsi pangan yang tidak aman.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah para kader keamanan pangan dari Kelurahan Kuin Utara yang menyampaikan berbagai materi penting terkait keamanan pangan. Topik yang dibahas antara lain lima kunci keamanan pangan untuk keluarga, sekolah, pangan siap saji, dan ritel. Selain itu, peserta juga diberikan materi mengenai keracunan, intoleransi, dan alergi pangan serta pembahasan mengenai stunting dan kaitannya dengan keamanan pangan. Kegiatan ini berjalan interaktif dengan peserta yang aktif bertanya dan berdiskusi mengenai masalah-masalah keamanan pangan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.

Keamanan pangan memiliki peranan penting baik untuk rumah tangga maupun pelaku usaha. Bagi rumah tangga, memastikan pangan yang dikonsumsi aman adalah langkah awal untuk menjaga kesehatan keluarga. Sementara itu, bagi pelaku usaha, penerapan praktik keamanan pangan yang baik dapat meningkatkan kepercayaan konsumen serta menjaga kelangsungan usaha mereka. Dalam konteks ini, Bimtek ini menjadi sangat relevan dan dibutuhkan oleh semua kalangan, terutama di wilayah Kuin Utara yang memiliki beragam pelaku usaha pangan.

Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah fasilitasi yang bertujuan untuk mengukur pemahaman peserta terhadap praktik keamanan pangan yang baik dan benar. Fasilitasi ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur sejauh mana materi yang diberikan dalam Bimtek ini dipahami dan diimplementasikan oleh peserta dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mereka tentang pentingnya keamanan pangan, serta mampu menerapkannya secara konsisten dalam lingkungan keluarga dan usaha. Ke depan, diharapkan juga adanya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat serta berkurangnya kasus-kasus keracunan dan masalah kesehatan lain yang diakibatkan oleh pangan yang tidak aman.

Sarana