Sebagai tindak lanjut dari koordinasi dan advokasi yang selama ini giat dilaksanakan oleh Kepala Balai Besar POM di Banjarmasin, Dra. Dewi Prawitasari, Apt., M.Kes., kepada Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, diantaranya terkait permasalahan penggunaan bahan berbahaya dalam produk pangan oleh pengrajin kerupuk di Desa Bamban Utara, maka pada hari Selasa, 1 April 2014, dilaksanakan Sosialisasi Produk Farmakes tahun 2014 di Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Dalam sambutan pada acara pembukaan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang diwakili oleh Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Yulianto Kusuma N., SKM, M.Kes., menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat mendukung salah satu misi yang dicanangkan oleh Bupati Hulu Sungai Selatan, yaitu menjadikan Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebagai daerah wisata kuliner, salah satu jenis kuliner yang terkenal adalah kerupuk singkong produksi desa Bamban Utara. Disampaikan juga bahwa sebagian besar pengrajin kerupuk, sudah mulai meninggalkan penggunaan bahan berbahaya/ pewarna tekstil, dan beralih ke pewarna makanan, pengadaannya secara berkelompok, dibantu oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Perindagkop Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Acara yang diikuti oleh 40 peserta ini diikuti oleh para pengrajin kerupuk, YLKI, Puskesmas Bamban, Kantor Kecamatan Angkinang, Dinas Perindagkop dan UKM, Bapeluh dan KP, Tim Penggerak PKK Kabupaten, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Materi yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut adalah Pembinaan dan Pengawasan Keamanan Pangan, Cara Produksi Pangan yang Baik dan Bahan Tambahan Pangan oleh petugas Balai Besar POM di Banjarmasin. Dalam tanya jawab di sela-sela penyampaian materi, diketahui bahwa pengrajin kerupuk masih menggunakan bleng/boraks karena belum mengetahui bahan pengganti yang diperbolehkan. Namun setelah mendengarkan penjelasan dari narasumber, merekapun menyepakati untuk tidak lagi menggunakan bleng/boraks, dan mencoba menggunakan bahan yang diperbolehkan seperti soda kue dan STPP.
Balai Besar POM di Banjarmasin