TANAH LAUT – Dalam upaya menjaga konsistensi keamanan pangan pasca-intervensi program utama, petugas pengawas Pasar Tapandang Berseri bersinergi dengan Balai Besar POM (BBPOM) di Banjarbaru menggelar aksi Pengawalan Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK) pada Kamis (09/07/2026).
Kegiatan pengawalan ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan program, menjaga pangan yang beredar di pasar tradisional tetap aman dan sehat, serta bebas dari bahan berbahaya yang dapat merugikan kesehatan masyarakat.
Sebagai informasi, seluruh tahapan program prioritas nasional PPABK di Pasar Tapandang Berseri sebenarnya telah rampung diintervensi oleh BPOM RI pada tahun 2025 lalu. Oleh karena itu, memasuki tahun 2026 ini, fokus kegiatan bergeser pada tahap pengawalan (monitoring/sustainability) guna menguji kemandirian komunitas pasar dalam mengawasi peredaran pangan secara berkelanjutan.
Aksi pengawalan ini diawali dengan sesi pembaruan informasi (refreshing) bagi para petugas pengawas pasar. Dalam sesi ini, petugas mendapatkan materi krusial seputar pengawasan pangan, di antaranya:
- 5 Kunci Keamanan Pangan di pasar dan sarana peredaran.
- Identifikasi Bahan Berbahaya, termasuk mengenali ciri fisik pangan yang dicurigai mengandung zat kimia terlarang.
- Pengenalan Nomor Izin Edar (NIE) untuk memastikan legalitas produk.
Selain itu, para petugas juga diperkenalkan kembali dengan berbagai kanal digital resmi dari BPOM, seperti aplikasi BPOM Mobile, panduan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, Kedaluwarsa), serta sistem Cek SPP-IRT untuk mempermudah verifikasi produk pangan industri rumah tangga langsung dari gawai mereka.
Usai menerima pembekalan materi, petugas pengawas pasar bersama tim dari BBPOM di Banjarbaru langsung turun ke area pasar untuk melakukan sosialisasi persuasif kepada para pedagang.
Sembari membagikan leaflet edukatif, tim gabungan mengedukasi pedagang mengenai cara cerdas memeriksa kualitas produk sebelum menjualnya kepada konsumen. Petugas juga memantau langsung produk-produk yang dijajakan guna mengantisipasi adanya pangan yang terindikasi mengandung bahan berbahaya atau tidak memenuhi regulasi yang berlaku.
Melalui pengawalan yang dilakukan secara berkala dan konsisten ini, Pasar Tapandang Berseri diharapkan dapat terus mempertahankan predikatnya sebagai pasar aman, sehat, dan menjadi rujukan tepercaya bagi masyarakat Kabupaten Tanah Laut dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.