Bimtek Komunitas Keamanan Pangan Desa Miawa Tingkatkan Kesadaran Masyarakat tentang Pangan Aman

25-06-2026 Banjarbaru Dilihat 132 kali

Tapin, 24 Juni 2026 – Balai Besar POM di Banjarbaru bersama Pemerintah Desa Miawa dan Kader Keamanan Pangan Desa Miawa melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Komunitas Keamanan Pangan pada Rabu (24/6/2026) bertempat di Aula Desa Miawa. Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari berbagai komunitas di desa, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan pangan yang aman dan sehat di lingkungan desa.

Peserta yang hadir terdiri dari 20 orang komunitas ibu rumah tangga, 10 orang remaja putra dan putri, 8 orang dari komunitas sekolah, 4 orang dari komunitas ritel, 4 orang dari komunitas pangan siap saji, serta 4 orang dari komunitas industri rumah tangga pangan (IRTP).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Miawa, H. Amat M., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap seluruh peserta dapat memahami dan menerapkan prinsip-prinsip keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi agen perubahan yang dapat menyebarluaskan informasi kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

Pada kegiatan ini, para peserta memperoleh berbagai materi terkait keamanan pangan yang disampaikan oleh Kader Keamanan Pangan Desa Miawa. Materi yang diberikan meliputi keamanan pangan secara umum, 5 Kunci Keamanan Pangan untuk Keluarga, 5 Kunci Keamanan Pangan untuk Sekolah, 5 Kunci Keamanan Pangan untuk Pangan Siap Saji, Pangan Aman Bebas Stunting, Gizi Seimbang, serta materi mengenai keracunan pangan, intoleransi pangan, dan alergi pangan.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dengan memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi dan bertanya mengenai berbagai permasalahan keamanan pangan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mengenai pentingnya memilih, mengolah, menyimpan, dan menyajikan pangan yang aman.

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan aktif mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai. Keaktifan peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab menjadi salah satu indikator tingginya minat masyarakat untuk memahami keamanan pangan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan Bimbingan Teknis Komunitas Keamanan Pangan ini, diharapkan terbentuk komunitas masyarakat yang lebih peduli terhadap keamanan pangan sehingga dapat mendukung terwujudnya Desa Miawa sebagai desa yang mandiri dalam menjaga keamanan pangan dan kesehatan masyarakat. (MR)

 

Sarana