Berpartisipasi dalam Musda Gabungan Pengusaha Optikal Indonesia

01-07-2013 Banjarbaru Dilihat 2841 kali

Gabungan Pengusaha Optikal Indonesia ( Gapopin ) pada hari Rabu tanggal 26 Juni 2013 mengadakan Musyawarah Daerah di salah satu hotel di Banjarmasin. Musda ini digelar untuk wilayah Kalimantan Selatan - Kalimantan Tengah - Kalimantan Timur yang berada dalam satu kepengurusan. Musda dihadiri oleh Ketua Umum Gapopin , Bp. Satiawan Pratadaja dan Sekretaris Umum , Bp Alexander F. Kurniawan.

Musda Gapopin ke-8 yang mengambil tema : " Peran Aktif Pengusaha Optik Dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat untuk Mendukung Kesejahteraan dan Meningkatkan Perekonomian Daerah, dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Kalimantan Selatan , dr.H. Achmad Rudiansjah MSc, dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov Kalimantan Selatan, Dra Hj. Farida Wariansi, Kepala Balai Besar POM di Banjarmasin, Dra.Dewi Prawitasari , Apt.MKes , dan KaBidang Teranakoko , Dra. Mahdalena , Apt, PT ASKES cab. Kalsel serta para pengusaha optik dan anggota Gapopin, berlangsung selama 1 ( satu ) hari.

Musda merupakan kewajiban organisasi bagi pengurus untuk mempertanggungjawabkan kegiatan selam 5 ( lima) tahun, demikian disampaiakan oleh Ketua Gapopin wilayah Kalsel- Kalteng- Kaltim , Bpk M. Ibrahim. Agenda Musda kali ini adalah memilih pengurus baru periode 5 tahun. Dalam Sambutannya Ketua Umum Gapopin menyampaikan pesan, agar pelaku usaha optik memiliki ijin optik dan menjadi anggota Gapopin dan memiliki kartu anggota Gapopin. Selain itu beliau meminta agar PT ASKES mengutamakan kerjasama dengan Optik yang sudah memiliki ijin dan menjadi anggota Gapopin. Dalam Musda Kali ini juga akan dibahas usulan Revisi Keputusan Menteri Kesehatan no. 1424.

Bakti sosial Gapopin kerjasama dg PERDAMI ( Persatuan Dokter Mata Indonesia ) dan alfamart di daerah Bekasi dan akan dilanjutkan di seluruh Indonesia. Gapopin juga meyampaikan surat ke PT Askes, permohonan agar Optik anggota Gapopin agar diberi kemudahan utk mengurus Askes. sdh dimulai di Jogyakarta. jgn spt saat ini justru optik yg tdk menjadi anggota Gapopin bisa dan lebih mudah mendptkan Askes dibadgkan dg Optik yg mjd anggota Gapopin. Jumlah refraksionis optisien ( RO ) masih terbatas , sementara itu perkembangan dunia optik tidak sebanding dengan jumlah RO. Kepmenkes 1424 tahun 2002 tentang Pedoman Penyelenggaraan Optikal belum direvisi , hal ini menjadi kendala pengaturan penanggungjawab optik. Pada kenyataannya 1 orang Refraksionis Optisien ( RO ) bisa menjadi penanggung jawab 2 optik.

Pengurus Daerah yg terpilih agar membuat laporan seluruh anggota Gapopin scr elektronik ke web www.gapopim@.com. Gapopin akan menerbitkan Majalah 3 bulanan, akan di lounching pd Austus 2013 . Buletin tersebut berisi al : promosi Optik, kegiatan Gapopin Pusat dan Daerah. usulan Gopopin kepada Kementerian Kesehatan adalah web Gapopin dapat link dg web Kemenkes, shg dpt diketahui keberadaan dan aktifitas Gapopin. Beliau juga menghimbau agar para pengurus Daerah dapat menyediakan waktu khusus utk kegiatan Gapopin dan dapat kerjasama dg Dinas Kesehatan untuk mendata Gapopin yg belum miliki ijin .

Dalam Sambutan Pembukaan Musda , Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan bahwa peran Gapopin dapat ditingkatkan dalam membantu pelayanan kesehatan masyarakat. Beliau mencontohkan pelayanan pemeriksaan mata untuk anak sekolah , bisa didapatkan data anak sekolah yang sudah mengalami gangguan penglihatan. Ha ini terkait dengan Kondisi gizi anak sekolah di Kalsel masih rendah, yaitu 36 % anak sekolah mengalami gizi kurang yang menyebabkan kurus dan pendek . Dinas Kesehatan dapat bekerjasama dengan ASKES dan Gapopin untuk memfasilitasi pengadaan kaca mata. Diakhir sambutan , beliau mengucapkan Selamat mengikuti Musda , semoga menghasilkan keputusan yang bermanfaat untuk kesejahteraan anggota dan kemajuan organisasi serta pelayanan kepada masyarakat.

Balai Besar POM di Banjarmasin

Sarana