Tapin, [4 Agustus 2025] — Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya keamanan pangan jajanan anak sekolah (PJAS), Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banjarbaru bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin menggelar kegiatan penyuluhan keamanan pangan di MTsN 5 Tapin.
Kegiatan ini dihadiri oleh siswa, guru, pengelola kantin sekolah, serta Lintas Sektor terkait. Tim dari BBPOM Banjarbaru memberikan materi edukatif seputar bahaya bahan tambahan pangan berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil, Materi Stunting dan Keamanan Pangan serta cara mengenali jajanan yang aman dikonsumsi.
Selain sesi edukasi, dilakukan juga uji cepat (rapid test) terhadap sampel jajanan yang dijual di lingkungan sekolah. Uji ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini adanya zat-zat berbahaya pada makanan yang dikonsumsi siswa sehari-hari.
Kepala MTsN 5 Tapin menyambut baik kegiatan ini dan berharap penyuluhan seperti ini dapat menjadi rutinitas tahunan, “Kami ingin seluruh warga sekolah, khususnya para siswa, memiliki pengetahuan dan kebiasaan memilih makanan yang aman dan sehat. Ini bagian dari pendidikan karakter juga,” ungkapnya.
Kolaborasi antara BBPOM Banjarbaru dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin ini merupakan bagian dari program nasional intervensi keamanan pangan jajanan anak sekolah (PJAS) yang menargetkan sekolah-sekolah di Kalimantan Selatan. Dengan kegiatan ini, diharapkan terbentuk kemandirian sekolah dalam menjaga keamanan pangan, serta tercipta lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.(nay)